Selasa, 22 Juli 2014
Rumah Tanpa Pintu
Selasa, 08 Juli 2014
Wibby dan Sepenggal kisah cinta
Jumat, 04 April 2014
Catatan Seorang Napi
Sebuah penyesalan tidak perlu disesali dan penyesalan tidak akan memberikan angin segar jika terus direnungi. Keputusan yang aku ambil saat ini adalah pilihan yang harus kujalani.
Awal kelulusan dulu, aku punya pilihan untuk melanjutkan di ilmu informatika karena aku menyukai dunia komputer namun orang tua tidak menyetujuinya dan menginginkan masuk perguruan negeri. Sekolah informatika yang aku impikan akhirnya pupus dan beralih menuju perguruan negeri, awal penentuan jurusan aku memilih Hubungan Internasional selain aku menyukai bahasa Inggris aku juga ingin berpergian ke luar negeri namun apa yang terjadi di luar dugaan, bencana 7 tahun akan kujalani dimana kakakku memilihkan jurusan berbeda. Sungguh aku menyesali keputusan yang dia buat, namun hidup harus tetap berjalan dan aku harus menjalaninya.
Seseorang yang terlahir dengan keberuntungan akademik mungkin bisa menjalaninya dengan cepat dan tepat. Namun tidak bagiku yang dari awal memasuki dunia pendidikan selalu mengalami kegagalan, karena keberuntunganku ada di bidang teknis seperti memperbaiki dan merancang.
Hari yang kujalani terkadang senang dan sedih. Namun semuanya harus aku jalani, entah itu buruk atau kekecewaan. Hingga datanglah hari dimana aku bisa keluar dari tempat ini dengan hanya mengumpulkan satu karya.
Godaan untuk menyelesaikan pun silih berganti dan aku tak kuasa menahannya. Godaan itu yang bisa meningkatkan kemampuanku dan pengetahuanku. Apabila jujur, aku sama sekali tidak merasakan ilmu yang kudapat dari perkuliahan itu. Hidup 7 tahun serasa di penjara. Ruang gerakku terbatas dan impianku pun terhenti. Menyesal pun tidak ada gunanya, apapun itu harus kujalani dan selesaikan demi orang tua.
Kehidupan
Kelahiran adalah proses yang tidak bisa dihindari oleh setiap manusian. Kelahiran juga bukan merupakan pilihan dimana saat kelahiran kita tidak bisa memilih lahir dari keluarga mana, lahir dengan keahlian apa dan lahir dengan fisik seperti apa. Semuanya sudah kehendak dari Allah.
Kelahiran yang dialami manusia tidak lepas dari nasib yang dia bawa dan nasib yang dibawa berbeda beda. Ada seseorang yang lahir dengan penuh keberuntungan, ada yang terlahir dengan berjuang mendapat keberuntungan dan ada yang terlahir dengan kegagalan demi mendapat keberuntungan.
Apakah Tuhan adil dengan memberikan keberuntungan kepada seseorang sedangkan ada yang mendapat kegagalan ? Tuhan Maha Cerdas dan tidak meninggalkan umatnya begitu saja.
Tidak satu orang pun yang menolak untuk hidup selalu beruntung dimana semua yang dilakukan selalu berhasil. Namun keberuntungan layaknya minuman kola yang awalnya begitu enak tapi lama kelamaan akan merugikan. Begitu juga keberuntungan, jika orang terlena dengan keberuntungan maka dia akan lupa kesengsaraan kelak.
Motivator dan trainer ada demi mereka yang mau berjuang mendapatkan keberuntungan. Mereka yang dimaksud disini adalah orang - orang yang beruntung dengan berjuang. Tidak sama dengan orang yang beruntung, orang dengan tipe nomor 2 ini apabila menjalani aktivitas berhasil namun hasilnya tidak maksimal.
Kegagalan adalah kesakitan bagi sebagian besar orang, dengan kegagalan seseorang akan nampak murung dan putus asa. Karena alasan inilah banyak orang yang mengalami kegagalan memutuskan untuk bunuh diri atau menutup diri.
Namun bagaimana jika orang yang terlahir dengan kehidupan gagal, apakah dia memilih untuk menyegerakan mengakhiri hidupnya atau terus bertahan dengan hujan batu kehidupannya ? Semuanya adalah pilihan setiap individu. Sering kita lihat dan dengar yang memutuskan mengakhiri hidupnya karena tidak kuatnya menahan beban hidup. Namun ada sebagian kecil manusia yang terus berjuang dengan kegagalan yang dialami bahkan saat mendapatkan keberuntungan dia jauh lebih cerdas .
Jack of Trades
Orang akan lebih mudah menyelesaikan masalah jika dia memiliki kemampuan. Semakin baik kemampuan seseorang maka semakin mudah dia menyelesaikan masalah yang dihadapi. Namun ada beberapa orang yang belum mengetahui kemampuannya sehingga dia kesulitan mengatasi suatu masalah.
Bagaimana jadinya jika seseorang memiliki banyak kemampuan ? Apakah dia bisa menyelesaikan masalah dengan mudah atau malah kebingungan mengatasinya ? Jawabannya semua tergantung dari orang yang menjalaninya.
Seseorang dengan kemampuan banyak sering disebut Jack of Trades namun orang seperti ini tidak mampu menguasai salah satu kemampuan yang dimilikinya. Hal yang membuat dia tidak dapat menguasai suatu kemampuan karena dia memiliki focus yang buruk sehingga saat mempelajari sesuatu dia akan mudah beralih.
Kelebihan dari Jack of trades adalah dia bisa diandalkan dalam mengatasi masalah meski hasil tidak maksimal, kehidupan yang dialami tidak mengalami kebosanan, tidak bersedih saat kegagalan menimpa dirinya dan memiliki banyak karya.
Setiap manusia yang terlahir di dunia memiliki keahlian berbeda - beda dan terlahir dengan nasib berbeda - beda karena itu tidak selayaknya kita merendahkan orang lain karena kita memiliki kelebihan dibanding orang lain.
Psychology disorder
Saat manusia sakit panas maka akan nampak penyakitnya namun jika manusia sakit jiwa tidak akan nampak penyakitnya. Perlu digarisbawahi sakit jiwa ini bukan sekedar gila namun lebih luas cakupannya.
Sakit panas mudah dikenali dan mudah untuk disembuhkan. Sedangkan penyakit jiwa tidak bisa dikenali hanya dari penglihatan aja melainkan dengan pendekatan, itupun tidak semua orang memahaminya. Oleh karena itu alangkah baiknya kita tidak boleh menjudge seseorang hanya karena beda dari kita sebelum kita memiliki pengetahuan tentang penyakit itu.
Penyebab penyakit jiwa/psikologis kebanyakan timbul karena trauma di masa muda sehingga otak memprogram kebahagiaan baru demi menghilangkan trauma tersebut.
Salah satu penyakit psikologis terkenal adalah "Psikopat" dimana seseorang yang memiliki penyakit ini akan kehilangan rasa iba dan melampiaskan kesedihannya dengan menyakiti bahkan membunuh orang lain tanpa bersalah.
Selain psikopat ada penyakit lain yaitu bipolar. Penyakit psikologi ini tergolong unik karena mood seseorang berubah ubah dengan cepat, kadang sedih dan bahagia tanpa disadari.
Sessorang yang mengidap penyakit jiwa juga ingin menjadi normal layaknya manusia lain namun pengobatan yang diberikan kepada orang seperti ini berbeda dengan penyakit fisik lainnya. Karena itu seseorang yang mengidap penyakit kejiwaan perlu perhatian khusus
Kamis, 03 April 2014
Psikotomia
Sudah cukup lama vakum dari dunia tulis menulis terutama lewat media online karena selama ini semua tulisan aku curahkan lewat media offline. Kebanyakan tulisan yang aku tulis berupa psikologis, agama, review anime dan muhassabah.
Kembali ke masalah tulisan media online, tulisan kali ini yang aku ingin angkat tentang psikologis yaitu "Psikotomia". Mungkin terdengar asing di kebanyakan telinga pembaca namun jika aku mengatakan "pembohong" pasti semua mengetahuinya. Nah psikotomia merupakan gangguan psikologis seseorang berupa kebohongan yang tidak disadari. Untuk lebih mudah dipahami aku akan ambilkan contoh percakapan 2 orang berikut.
Andy : Hay Ron, gimana udah dapat kerja blum ?
Rony : oh sudah kok
Padahal dalam kenyataannya Rony belum dapat kerjaan. Sebenarnya dia tidak bermaksud bohong namun pikirannya berkata lain.
Sebagian besar orang terutama orang yang tidak mengerti masalah psikologis akan dengan mudahnya menjudge orang seperti ini. Mereka menganggap orang yg mengidap penyakit psikologis sering dikategorikan penjahat maupun orang gila. Padahal orang - orang yang mengidap penyakit psikologis seperti ini juga membutuhkan perhatian, pengertian dan pengobatan.
Kembali ke topik psikotomia, penyakit ini penyebab utamanya adalah seseorang yang tidak bisa menerima keadaannya dan biar nampak terlihat hebat dimata orang lain. Ketakutan mengakui kesalahan yang diperbuat adalah sifat dasar yang dimiliki manusia namun jika hal ini diteruskan dan menganggapnya wajar maka akan membentuk kepribadian baru.
Berbeda dengan berbohong, orang yang mengidap psikotomia lebih profesional dalam berbohong. Dilihat dari raut muka dan cara berbicaranya orang nampak begitu natural. Karena itu sulit membedakan apakah orang yang mengidap psikotomia sedang berbohong atau jujur.
Apakah orang yang mengidap psikotomia bisa disembuhkan ? Jawaban itu bisa saja iya maupun tidak tergantung orangnya. Permasalahan psikologi lebih baik dikonsultasikan dengan psikiater untuk lebih mengetahuinya.
Bagi anda yang memiliki teman/saudara mengidap psikotomia tidak perlu menjauhinya karena dia juga membutuhkan anda.
