Selasa, 22 Juli 2014

Rumah Tanpa Pintu

Judul di atas merupakan sebuah filosofi dari kisah cintaku, bayangkan jika kita membangun rumah tapi tidak ada pintu untuk masuk di dalamnya ? pastinya kita tidak bisa merasakan bagaimana nyamannya di dalam rumah tersebut dan hanya bisa memandangi rumah tersebut dari luar sehingga lambat laun kita akan meninggalkan rumah itu. Seperti itulah kisah cintaku yang terakhir aku rajut bersama seorang wanita yang kucinta begitu lama. Kita membangun rumah cinta bersama – sama, rumah yang begitu besar dan megah bahkan kita bercita – cita untuk bisa tinggal bersama suatu saat nanti namun saat rumah itu jadi kita tidak membangun pintu tersebut sehingga kita tidak bisa merasakan nyamannya perjuangan cinta kita. Meskipun pada awalnya kita sering bertengkar, salah paham, konflik yang tanpa henti namun kita masih bisa saling menyayangi namun seiringnya waktu masing – masing dari kita mulai jujur dengan perasaan masing – masing bahwa sebenarnya kita tidak kuat lagi menahan kekurangan pasangan.
Rumah yang kita bangun bersama seakan hanya ilusi sebuah kebahagian, dimana seharusnya aku bisa menerima kekurangannya tapi aku memilih untuk bertahan dan akhirnya tidak bisa menyanggupinya lagi. Begitu juga dengan dirinya yang sudah mulai bosan dengan hubungan seperti ini karena sifatku yang amat jauh dari harapannya. Memang sudah sepantasnya dia menerima kebahagiaan yang jauh lebih indah tanpa diriku dan sudah selayaknya pula dia menentukan impian bersama orang yang dia percaya untuk membawanya bahagia bersama.
Meski menurut dia rumah yang kita bangun ini adalah gambaran yang akan dihilangkan dari ingatannya dan merupakan kesalahan terbodoh dalam hidupnya. Namun aku membangun ini dengan tulus dan ikhlas maka selamanya aku akan mengingatnya, menjaganya dan menjadikan sebuah sejarah hidupku yang pernah bahagia bersamamu karena sampai kapanpun engkau tetaplah seorang wanita yang pernah aku cintai di saat senang maupun susah dan aku juga sangat berterima kasih padanya karena selama aku mengenal dia ada begitu banyak hal menarik yang aku dapat. Begitu juga aku ingin mohon maaf sebesar – besarnya pada dirinya karena tidak bisa membuat dia bahagia sampai akhir perjuangan ini. Semoga dirimu dan kebahagiaan terus bersamamu di saat lapang maupun sempit.

Selasa, 08 Juli 2014

Wibby dan Sepenggal kisah cinta



            Mungkin setiap orang mengalami perjalanan cinta yang unik, karena itu yang aku alami sekarang dan ini perjalanan cintaku yang unik untuk kedua kalinya karena yang pertama adalah wanita yang kukejar selama 8 tahun tapi harus kandas. Sedangkan cinta yang saat ini aku juga mengejarnya selama 1 tahun dan akhirnya menemui jalan sukses dan sekaranglah saatnya aku mempertahankan kesuksesan itu. Kebanyakan cowok mencari cewek yang memiliki keunggulan entah itu dari wajah cantik, tubuh ideal, kaya atau bahkan yang bisa dinikmati. Namun aku tidak memiliki pandangan seperti itu, meski cintaku saat ini selalu bilang kalau dia itu jelek, gendut, ngambekan, dan suka bikin sebel tapi aku tidak pernah mendengarkan kata2 yang dia ucapkan itu karena selama aku masih memiliki rasa sayang dan cinta maka aku akan tetap pertahankan secara rasa ini terus dia kobarkan kepadaku melalui bentuk perhatiaanya, cerita2nya bahkan hal besar yang sering banyak orang sulit menjalaninya yaitu “kesetiaan”. Bagaimana tidak dia adalah wanita yang setia karena begitu banyak cowok mendekatinya tapi dia menolak dengan alasan sudah memiliki diriku. Sikap seperti inilah yang tidak dimiliki oleh mantan2 terdahuluku karena mereka mudah tergoda dan meninggalkan diriku. Mungkin saja aku dipertemukan oleh wanita2 yang cintanya Cuma sesaat agar aku bisa menghargai wanita yang memiliki kesetiaan. Terima kasih buat wibbyku.
            Perjalanan cinta ini dimulai ketika kita saling curhat dan awal aku menembaknya pada tanggal 5 – April – 2013 aku masih mengingatnya karena pernah aku tulis di buku harianku meski begitu aku tidak menyebutnya dengan wanita yang spesial karena pada saat itu aku masih disibukkan dengan move on dari sang mantan. Setelah penolakan itu aku berusaha kabur dari kehidupannya, meski begitu aku sering stalking dia melalui wechat dan FB. Hingga pada bulan berikutnya dia datang padaku dengan kisah cinta, dimana dia dekat dengan pria yang jauh lebih tua namun bersifat posesif, kali ini aku harus bersikap profesional yaitu menjadi pendengar yang baik dan pemberi solusi yang tepat mengingat aku harus mengesampingkan perasaan cintaku kepadanya. Percakapan ini tidak berlangsung lama hanya sekitar seminggu kemudian kita lost contact lagi tapi aku masih tetap menanti postingan di wechat, meski kadang postingannya tidak penting tapi aku tetep seneng karena ada kabar dari dia. Hingga pada bulan Desember aku kembali untuk menghubungi dia dan bersungguh  - sungguh semoga perjuangan kali ini berhasil. Obrolan kita ini aku lebih banyak mendengarkan dia karena dia cerita mengenai mimpi ketemu pria idaman dalam mimpi dalam hati sih aku bilang “Cowok itu kan mirip sama aku”. Kesungguhan ini aku tambahi dengan mencari informasi dia di dunia maya mengingat dia menyukai teknologi berarti juga menyukai Social media dan akhirnya aku menemukan 2 akun penting yaitu twitter dan blogspot. Dari situ aku baca semua tentang dia dan masa lalunya dan akhirnya aku punya banyak informasi mengenai dia dan aku pun mulai mantap untuk mendapatkannya. Terbukti pada tanggal 1 Januari aku katakan cinta lagi dan dia tetap menolakku tapi dia berani ngobrol sama aku itu tandanya dia ngasih kesempatan akhirnya setelah tanggal 3 – April – 2014 aku menembaknya tapi masih ditolak juga tapi tunggu dulu akhirnya dia luluh juga di tanggal 5 April 2014. Berarti setahun tepat perjuanganku demi mendapatkannya.
            Cinta yang kita bina sudah berjalan 3 bulan dimana kisah cinta ini diisi dengan banyak cerita dan permasalahan. Marah atau ngambek menjadi hal yang lumrah karena itu memang wujud cinta dari dirinya bahkan hubungan putus sering kita lakukan namun putus di sini memiliki arti yang berbeda yaitu “introspeksi” meski kita break tapi tidak ada satupun dari kita untuk menjalin asmara dengan orang lain karena kita sama -  sama menyadari kalau komunikasi kita renggang tapi cinta kita masih kuat. Sungguh aku beruntung memiliki sosok wanita seperti dirinya yang begitu sempurna di hatiku.
            Wibby, maafkan semua kesalahanku baik yang disengaja maupun dibuat – buat. Terima kasih buat kesabarannya dan cinta yang besar untukku. Semoga perjalanan cinta kita terus berlanjut sampai waktu yang berbicara ^__^